Dari total 3.645 tenaga honorer yang diusulkan, sebanyak 3.584 dinyatakan lolos dan siap menandatangani kontrak. Komposisi PPPK Paruh Waktu ini terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis, dengan kelompok teknis sebagai formasi terbanyak.
Kebijakan Pro-Rakyat
Kebijakan ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, terutama para tenaga honorer yang selama ini menanti kepastian status. Di tengah tantangan fiskal dan birokrasi yang kompleks, Rizal Marsaoly tampil sebagai figur sentral yang mampu menjembatani aspirasi tenaga honorer dengan kebijakan pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan.
“Pak Rizal adalah sosok yang sangat peduli dengan nasib kami. Beliau tidak hanya mendengar, tapi juga bertindak nyata,” ujar salah satu tenaga honorer yang lolos seleksi PPPK.
Dengan pendekatan humanis dan manajerial yang kuat, Rizal Marsaoly berhasil mengubah wajah kebijakan kepegawaian di Kota Ternate menjadi lebih inklusif dan berkeadilan. Ia tidak hanya memfasilitasi proses administratif, tetapi juga memastikan bahwa setiap tenaga honorer yang lolos seleksi mendapatkan hak dan perlakuan yang layak sebagai bagian dari aparatur negara.
Langkah Strategis Menuju Reformasi Birokrasi












Komentar