oleh

TAJUK EDITORIAL : Tauhid Soleman dan Tanggung Jawab Sejarah Menghidupkan Marwah Kesultanan Ternate

-Editorial-700 Dilihat

Langkah ini sekaligus menandai model hubungan baru antara pemerintah dan Kesultanan. Bukan lagi relasi seremonial yang sekadar hadir dalam upacara adat, tetapi kemitraan strategis yang saling menopang di mana Kesultanan menjadi penjaga nilai, dan pemerintah menjadi penggerak kebijakan. Keduanya bekerja dalam harmoni, untuk memastikan bahwa kemajuan tidak merusak akar, dan tradisi tidak menjadi beban masa lalu.

Namun, komitmen ini tidak boleh berhenti pada simbol. Ia menuntut konsistensi. Pemerintah Kota harus menjadikan pelestarian budaya sebagai bagian dari kebijakan pembangunan jangka panjang melalui pendidikan, riset kebudayaan, revitalisasi situs sejarah, hingga penguatan peran Kesultanan dalam diplomasi kebudayaan lintas daerah.

Ternate memiliki modal besar: sejarah yang panjang, budaya yang kaya, dan warisan Kesultanan yang masih hidup. Yang dibutuhkan hanyalah kepemimpinan yang memiliki pandangan jauh ke depan — seperti yang kini mulai ditunjukkan Tauhid Soleman.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *