Juga termasuk reformasi kepolisian yang di lakukan oleh Sigit. Padahal Presiden Prabowo mau reformasi polri. Bagaimana bisa seorang Kapolri mau melawan Presiden dan Kapolri nya di biarkan? Tidak di copot? Bukan pembiaran itu menggerus wibawa Prabowo sebagai Presiden, bukan?
Presiden Prabowo pernah sesumbar akan mengejar Koruptor sampai ke Antartika. Itu tidak terlaksana dan publik anggap itu jargon belaka.
Presiden Prabowo jika ingin berantas Korupsi sampai tuntas dan mengejar nya sampai ke Antartika tetapi tidak segera ganti pimpinan KPK, Kapolri dan Jaksa Agung. Rakyat anggap pernyataan itu hanyalah retorika saja. Ya hanyalah omon-omon belaka. Bukan kah itu menggerus wibawa seorang Presiden bukan?
Kalau melihat kinerja tiga insitusi hukum saat ini dalam penangan kasus besar saat ini terlihat lebih banyak seolah jadi bumper bagi kepentingan Jokowi, KKN dan gank nya.
Hal itu tentunya sangat menciderai rasa keadilan di masyarakat. Rakyat ingin Presiden nya berwibawa bukan menjadi olok-olok bawahan nya.
Surabaya: 30 Oktober 2025













Komentar