TERNATE—Dugaan Kasus Izasah palsu yang menyeret Surati Kene, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pulau Taliabu, semakin memanas.
Tanggapan klarifikasi Surati Kene, menanggapi isu seputar dugaan penggunaan ijazah palsu yang ramai dibicarakan di ruang publik dinilai justru seolah membuka kotak pandora dibalik dugaan kasus ini.Pengakuan isteri Wakil Bupati Pulau Taliabu ini yang mengaku bahwa data akademik terkait keabsahan izasah itu hanya persoalan teknis pengimputan pihak kampus dinilai janggal dan seolah nyambung dengan data temuan media bahwa sesuai pangkalan data universitas dan PDDikti Surati Kene adalah mahasiswa drop Out dan namanya tidak tercantum dalam data.
”Janggal ya, ibu surati bilang ijasahnya asli, hanya soal kesalahan pengimputan data saja yang tidak menginput ijasahnya, timbul pertanyaan kok sudah lama sejak ia wisuda sampai saat ini jadi pejabat kan mungkin sudah 10 tahun tapi tidak ada upaya perbaikan beliau ke pihak universitas atau PDDikti sementara investigasi media Surati Kene di drop Out yang artinya tidak selesai S1 nya”ujar sumber media ini kritis.
”Ini janggal, sebagai orang yang memegang otoritas tata kelola birokrasi pasti paham dengan data pangkalan data pihak kampus atau PDDikti yang melist namanya mahasiswa drop Out itu harus ia klarifikasi tetapi ini tidak dan ia terus berproses di birokrasi dengan izasah S1 itu, harus diusut tuntas”tandasnya.
”Patut dipertanyakan izasah S1 nya dilegalisir pihak universitas atau tidak”lanjut sumber ini.
Sebelumnya, Surati Kene melakukan klarifikasi terhadap pemberitaan yang mengungkap dugaan ijasah palsunya.
Dikutip dari media Pojok Malut, Ia menyatakan bahwa seluruh riwayat pendidikan dan dokumen akademik miliknya sah, diperoleh melalui proses pendidikan formal, dan siap diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya menempuh pendidikan D3 terlebih dahulu, lalu melanjutkan ke jenjang S1. Semua proses pendidikan saya jalani sesuai aturan dan tidak ada yang direkayasa,”ujar Surati, Kamis (11/07/2025).







Komentar