oleh

Klarifikasi Dugaan IZPAL Kepala BKPSDM Pemkab Pultab Berpotensi Blunder

-HUKUM-1007 Dilihat

“Verifikasi adalah hal yang biasa dalam sistem kepegawaian. Saya sangat terbuka jika itu dibutuhkan,”katanya.

Surati juga menegaskan bahwa seluruh proses kenaikan pangkat dan penempatan jabatan yang pernah ia jalani dilakukan secara sah dan sesuai mekanisme peraturan kepegawaian.

Pernyataan ini disampaikan secara langsung oleh Surati Kene dan tidak dimaksudkan sebagai klarifikasi terhadap pemberitaan media manapun. Penjelasan ini berdiri sebagai bentuk informasi resmi kepada publik, berdasarkan fakta dan pengalaman langsung narasumber dalam jabatan fungsionalnya.

Baca Juga  Akademisi Soroti Kasus Boboho, Cermin Buram Penegakan Hukum di Halmahera Utara"

Dalam kesempatan yang sama, Surati juga menanggapi perhatian publik terhadap dirinya sebagai bagian dari dinamika politik di awal pemerintahan baru Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu.

“Saya memaklumi jika ada perhatian lebih. Ini hal biasa dalam fase awal pemerintahan. Saya jalani dengan kepala dingin dan profesional,”tuturnya.

Surati menyampaikan bahwa dirinya yakin persoalan ini akan segera selesai secara terbuka dan transparan melalui proses administrasi yang sah.

Baca Juga  Pemerhati Hukum Komitman Kawal Kasus Tunjangan DPRD Malut

“Insya Allah dalam waktu dekat semuanya akan terang benderang. Saya percaya publik bisa menilai berdasarkan data dan proses yang objektif,”tutupnya.

Salsabila Mus, Bupati Pulau Taliabu dan DPRD Kabupaten Pulau Taliabu diminta memberikan perhatian serius dugaan kasus ijasah palsu ini.Selain mencoreng wajah pemerintahan baru kabupaten Pulau Taliabu, dugaan kasus ini dinilai menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintahan kabupaten pulau Taliabu yang tengah berbenah kembali di tangan kepemimpinan pemerintah daerah baru yang demokratis Sashabilla Lufitalia Widya Mus dan La Ode Yasirz

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *