oleh

MENGENANG TAUFIK ADNAN AMAL (1962-2026) – Philologia Sacra dan Jejak Pemikiran Islam Modern


 

​Oleh: M.Guntur Alting
—
​HARI ini, Senin 5 Oktober 2026, berita duka itu sampai juga ke saya siang ini, melalui unggahan FB sahabat Ajijuddin Amin.

Cendekiawan dan akademisi Muslim terkemuka asal Ternate, Taufik Adnan Amal, telah berpulang ke rahmatullah pada Minggu malam di Jakarta.

Taufik menyusul sahabat sejatinya Samsu Rizal Panggabean menemui Tuhannya, meninggalkan kesan panjang perjalanan intelektual yang tidak mudah di lupakan.

Baca Juga  CATATAN KRITIS MUSLIM ARBI ! MENGUAK SISI LAIN Tak Seindah di TikTok: Membongkar Topeng Empati Gubernur Sherly Tjoanda di Balik Tragedi Bella 72

-000-

Saya Pertama kali mengenal beliau, ketika awal perkuliahan di UIN Makassar (Red IAIN Alauddin). Saat itu beliau baru saja pindah ke UIN Fak.Syariah dan bintangnya bersinar terang, beliau diburu kalangan aktivis dan kelompok-kelompok kajian.

” Ente kenal tidak Pak Taufik Adnan Amal”

Tanya sahabat saya aktivis HMI.

” Pak Taufik mana ya?” jawab saya agak bingung, karena saat itu masih semester awal.

Baca Juga  MENATA ULANG KEKUASAAN EKONOMI NEGARA — Oleh: Gunawan Adji (Konsultan Tata Kelola, Manajemen Risiko & Kepatuhan/GRC)

” Beliau sekampungmu, orang Ternate, masa tidak kenal?” Saya menggeleng, karena jujur belum kenal

Tapi tulah pertama kali saya mendengar namanya, dan seterusnya berapa kali mengikuti kajiannya, karena di dorong rasa penasaran.

Saya pun mengetahui kediaman beliau di Kompleks Minasa Upa kala itu, tak jauh dari rumah saya di Makassar. Dan setelah itu, tidak mengikuti kiprahnya lagi, sampai datang berita duka siang ini.

Baca Juga  Ketika Pendidikan Menjadi Gratis: Menguji Kemampuan APBN dan Ekosistem Pendidikan Indonesia Membiayai Universalitas Tanpa Mengorbankan Kualitas

-000-

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *