oleh

Persatuan Landasan Utama Lahirnya Sumpah Pemuda


Senada, Komda PMKRI Sumut-NAD, Sirdo Sagala, SH, menegaskan persatuan menjadi landasan utama lahirnya Sumpah Pemuda. Semangat tersebut perlu terus dijaga, terutama dalam menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, ada tiga hal yang harus diperkuat pemuda dalam menghadapi perkembangan zaman, yakni kesadaran diri, keberanian, dan kemampuan melahirkan karya nyata.

Baca Juga  POLEMIK UANG SANTUNAN KORBAN SPEEDBOAT BELLA 72 MENYERET NAMA LAIN

“Persatuan harus dibangun dari perasaan, keresahan, dan penderitaan yang sama. Sebagai generasi muda, kita juga harus menghadirkan tindakan konkret untuk memperjuangkan keadilan,” katanya.

Sirdo turut mengajak pemuda mengambil peran di tengah masyarakat dan bergandengan tangan menyukseskan berbagai program kepemudaan, termasuk Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PMKRI Sanctus Thomas Aquinas yang akan digelar di Medan dalam waktu dekat.

Baca Juga  INFO GRES ! DPP Partai Golkar Kabarnya Ganti Alien Mus Dari Pucuk Pimpinan DPD Golkar Malut - Siapa Penggantinya?

Sementara itu, Ketua Agitasi Diplomasi Politik Viva Voce, Kristoporus, S.Sos, menyoroti pengaruh algoritma terhadap dinamika politik dan pembentukan opini publik. Menurutnya, penguasaan data dan kemampuan mengendalikan arus informasi dapat memengaruhi arah kekuasaan.

Ia menjelaskan, fenomena yang dikenal sebagai algokrasi memperlihatkan bagaimana algoritma semakin berperan dalam mengatur distribusi informasi dan membentuk perhatian publik. Dalam situasi tersebut, konten menjadi salah satu instrumen aktor politik untuk membangun citra dan memengaruhi persepsi masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *