TERNATE – Ternate bukan sekadar kota. Ia adalah entitas kesultanan yang hidup. Di tengah derasnya arus modernisasi yang kerap mengikis identitas, Ternate tetap tegak dengan karakter budayanya yang kuat. Filosofi luhur Adat Se Atoran – adat yang mengatur seluruh sendi kehidupan – masih menjadi napas dalam keseharian masyarakatnya.
Di kota dengan DNA kesultanan inilah, kepemimpinan tidak cukup hanya bermodalkan kapabilitas manajerial dan administratif. Ternate membutuhkan pemimpin yang berkarakter budaya. Pemimpin yang mampu menjadi jembatan sinergi antara Pemerintah Kota dan Kedaton Kesultanan, untuk melahirkan stabilitas politik sekaligus menjadi mercusuar pemajuan kebudayaan.
Sosok itu tercermin dalam diri Dr. H. Rizal Marsaoly, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Kota Ternate.
Jejak pengabdian Rizal Marsaoly bukanlah jejak birokrasi biasa. Ia adalah jejak kepemimpinan yang dibalut nilai-nilai Adat Se Atoran.
Masyarakat Kota Ternate tentu masih mengingat dengan jelas terobosan berani yang ia gagas. Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ternate 2025 lalu, atas inisiasi dan peran sentralnya, Kesultanan Ternate ditempatkan secara terhormat sebagai tuan rumah.
Itu bukan sekadar seremoni. Itu adalah statement politik kebudayaan yang sangat kuat. Sebuah penanda visi besar Pemerintah Kota untuk mengembalikan marwah Ternate sebagai Kota Rempah Dunia yang berakar pada kebudayaannya sendiri.
Sejak itu, Rizal secara konsisten menempatkan lembaga Kesultanan Ternate bukan sebagai ornamen, melainkan sebagai garda terdepan dalam setiap momentum penting dan strategis pembangunan Kota Ternate. Baginya, visi Ternate Kota Rempah tidak akan pernah kokoh jika tidak bertumpu pada sendi historisnya.
Bukti Komitmen: Dari Kedaton untuk Generasi
Komitmen untuk merawat kultur itu kembali dibuktikan secara nyata, Sabtu (17/10/2026).
Bertempat di tempat yang paling sakral, Pendopo Bala Kedaton Kesultanan Ternate, Sekretaris Daerah H. Rizal Marsaoly meresmikan secara langsung Gedung Sekretariat dan Studio Radio 107.7 FM Generasi Muda Sultan Baabullah (Gemusba).
Kehadiran Sultan Ternate, Drs. H. Hidayatullah Sjah, bersama Permaisuri dan seluruh perangkat adat Bobato Kesultanan, serta Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate, menegaskan betapa sakral dan pentingnya momentum tersebut.









Komentar