PAD TUMBUH, KEMANDIRIAN FISKAL MEMBAIK
Sofyan menyebut ukuran kemampuan fiskal Malut sehat. Rasio kemandirian fiskal tercatat 54,66%. Artinya, hingga Juli 2026 sekitar 54,66% pendapatan berasal dari PAD.
“Ini tingkat kontribusi PAD yang relatif tinggi dan mencerminkan kemandirian fiskal daerah kategori membaik dan sehat,” ujarnya.
Sementara ketergantungan pada transfer pusat ke daerah atau TKDD sebesar 45,31%. Realisasi TKDD hingga Juli sebesar Rp822,12 miliar atau 50,42% dari pagu Rp1.630,43 miliar.
“Data menunjukkan tidak ada kenaikan realisasi transfer dari Juni ke Juli 2026. Dengan kondisi ini, fiskal Malut dapat dikatakan baik-baik saja. Dana transfer tidak seharusnya mempengaruhi kemampuan kas daerah membayar gaji dan TPP pegawai,” jelasnya.
BELANJA PEGAWAI MASIH AMAN
Dari sisi belanja, realisasi belanja pegawai baru Rp749,06 miliar atau 41,28% dari realisasi pendapatan. Rasio belanja terhadap pendapatan di angka 72,50%.








Komentar