oleh

Ekonom Pertanyakan Era Gub Sherly: Penduduk Miskin Malut 2025-2026 Naik 3 Ribuan, Ada yang Keliru dengan Kebijakan?

-HEADLINE-2906 Dilihat

TERNATE. — Data kemiskinan terbaru di Maluku Utara menuai sorotan. Ekonom Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Assoc. Prof. Dr. Sofyan Abas, mempertanyakan arah kebijakan pembangunan Pemprov Malut setelah jumlah penduduk miskin justru bertambah dalam 1 tahun terakhir.

Berdasarkan data BPS, penduduk miskin Malut pada periode September 2025 ke Maret 2026 mengalami kenaikan 3,04 ribu orang.

Baca Juga  “HIKMU ILEGAL” vs LEGAL” Perang Dingin HIKMU Askan Naim Belum Selesai.Muncul Saran “MUBESLUB”

“Pembangunan Malut dalam 1 tahun menambah orang miskin 3 ribu lebih. Adakah kebijakan yang keliru dalam pembangunan yang berdampak pada kenaikan penduduk miskin?” tegas Sofyan Abas, Sabtu 21 Agustus 2026.

Data BPS: 77,85 Ribu Warga Malut Masih Miskin

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara mencatat persentase penduduk miskin pada Maret 2026 mencapai 5,79 persen, naik 0,20 persen poin dibanding September 2025 sebesar 5,59 persen.

Baca Juga  Dr.Muhammad Kamal : Menembus Isolasi Archipelago, Mengapa "Indonesia-Centric" Berisiko Gagal di Laut Halmahera?

Secara jumlah, warga miskin bertambah dari 74,81 ribu orang menjadi 77,85 ribu orang. Kenaikan terjadi merata di perkotaan dan perdesaan.

Plt. Kepala BPS Provinsi Maluku Utara, Harim Arrosid, merinci:
– Wilayah Perkotaan : naik dari 22,91 ribu menjadi 24,25 ribu orang. Persentase naik dari 5,71% menjadi 6,00%.
– Wilayah Perdesaan : naik dari 51,90 ribu menjadi 53,61 ribu orang. Persentase naik dari 5,54% menjadi 5,69%.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *