oleh

PENGAMAT PERBANKAN ENDUS KEJANGGALAN DI PROPOSAL PINJAMAN RP1 TRILIUN

-HEADLINE-580 Dilihat

Kata dia, dalam analisa kredit, bank pakai prinsip 5C + 7P.Salah satu yang utama: Capacity to Pay dan Condition of Economy.

Dengan kondisi Malut saat ini, “Fatsunnya itu 10 tahun, karena faktor kondisi fiskal”, tandasnya.

Artinya, cicilan 4 tahun itu memaksa Malut bayar Rp500 miliar/tahun di 2029-2030. Sementara APBD cuma Rp.2,7 triliun dan 60% habis untuk gaji.

Baca Juga  KEHADIRAN ABJAN SOFYAN DI FORUM BANGGAR DAN TAPD TUAI PERTANYAAN: "APA JABATANNYA?"

1. MOTIFNYA: AKALI ATURAN & DPRD
Lalu kenapa dipaksa 4 tahun?

Ini inti “Janggal” nya versi Sofyan.

“Saya menduga durasi 4 tahun hanya menyiasati larangan pinjaman tidak bisa melampaui masa jabatan Gubernur. Sementara jabatan Sherly Tjoanda hanya sampai 2029 atau tersisa 3 tahun lagi,”ungkapnya.

Triknya:
1. Ajukan 4 tahun: 2027-2030.Biar lolos di DPRD. Alasannya: “tidak melewati masa jabatan”
2. Setelah dapat rekomendasi DPRD selanjutnya Urusan dengan bank nanti. Bisa diperpanjang jadi 10 tahun.
3. Yang tanda tangan 2027, yang repot 2029-2034 Gubernur berikutnya.

Baca Juga  Gubernur Sherly Tekankan Pejabatnya Jangan Sibuk Tapi Selsaikan Masalah, Pengamat : Bagaimana Jika Gubernurnya Sumber Masalah ?

“Nah kecurigaan saya, yang penting dapat rekomendasi DPRD. Urusan selanjutnya dengan bank nanti jadi 10 tahun itu urusan selanjutnya, apalagi jika ada KKN di dalamnya,” sindir Sofyan.

1. DAMPAKNYA: BOM WAKTU FISKAL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *