JAKARTA — Pengamat politik dan hukum Muslim Arbi menilai peluang PDI Perjuangan (PDIP) bergabung ke dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan semakin terbuka apabila Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak lagi menjadi bagian dari pemerintahan.
Menurut Muslim, selama ini keberadaan Gibran menjadi salah satu faktor yang menghambat terbangunnya komunikasi politik yang lebih baik antara PDIP dan pemerintahan Prabowo. Ia menilai hubungan politik PDIP dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) telah mengalami keretakan yang sangat dalam sejak Pilpres 2024.
“Persoalan yang menjadi ganjalan bagi PDIP adalah keberadaan Gibran. Hubungan PDIP dengan Jokowi sudah sangat buruk. Jokowi maupun Gibran juga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDIP,” kata Muslim Arbi, Jumat (24/7/2026).
Muslim menilai, apabila dinamika politik nasional berubah dan Gibran tidak lagi berada dalam pemerintahan, maka ruang rekonsiliasi politik antara Prabowo dan PDIP akan semakin terbuka.









Komentar