oleh

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

-Jakarta-492 Dilihat

Depok, Selasa, 30 Juni 2026– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kepala desa dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Menurutnya, pengalaman para kepala desa di lapangan perlu dipadukan dengan ilmu pengetahuan dan riset akademik agar mampu melahirkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih adaptif dan berdampak bagi masyarakat.

Baca Juga  BPP KAPMI: Target 6% 2027 Bisa Tercapai Jika UMKM dan Investasi Swasta Digaspol

Hal tersebut disampaikan Bima saat membuka Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I bertajuk Pemerintahan Desa Berdampak di Balai Purnomo, Universitas Indonesia (UI), Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (30/6/2026). Program yang digagas Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan serta tata kelola pemerintahan desa.

Baca Juga  PIDATO BERKELAS DR. HM TAUHID SOLEMAN DI FORUM NASIONAL UT: Mendaratkan Visi Besar Prabowo - Gibran di Kota Rempah

Bima mengapresiasi UI yang membuka ruang kolaborasi bagi para kepala desa. Menurutnya, pemimpin saat ini tidak lagi cukup mengandalkan pengalaman, tetapi juga harus mampu menyusun kebijakan berdasarkan data dan didukung oleh kajian ilmiah.

“Pemimpin harus berbasis data. Karena pemimpin itu harus punya konsep yang kuat, makanya setiap pemimpin harus dibantu oleh kampus, lembaga penelitian, atau lembaga pendidikan,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *