oleh

Bos Malut Institute: Maluku Utara Kaya Raya tapi Rakyat Dicekik Pajak, Pemerintah Langgar Konstitusi

-HEADLINE-1335 Dilihat

“Pemerintah telah melanggar konstitusi negara,” pungkasnya.

Pernyataan AbduRahim muncul di tengah sorotan publik terhadap dampak industri ekstraktif di Maluku Utara, khususnya tambang nikel yang dituding merusak hutan di pulau-pulau kecil. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemprov Maluku Utara atas kritik Malut Institute.***

Baca Juga  “Bunga Utang Rp1 Triliun Bisa Bikin 200 KM Jalan Tani”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *