JAKARTA — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Izzuddin Alqassam Kasuba, menyoroti rendahnya realisasi anggaran promosi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada Semester I Tahun 2026. Kondisi ini dinilai dapat mengancam kelangsungan penyelenggaraan agenda pariwisata di daerah, terutama yang berada di wilayah perbatasan.Hal tersebut disampaikan Izzuddin dalam Rapat Kerja Evaluasi Kinerja dan Serapan Anggaran Kemenpar Semester I Tahun 2026 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Berdasarkan laporan kinerja Kemenpar per 31 Mei 2026, unit kerja Deputi Bidang Pemasaran tercatat memegang pagu anggaran yang terbilang besar, yakni mencapai Rp 200,35 miliar.
Kendati demikian, realisasi pembayarannya baru menyentuh angka 15,86 persen.
Serapan yang lambat ini berbanding lurus dengan capaian program unggulan Karisma Event Nusantara (KEN).











Komentar