oleh

Kemana Anies Baswedan?

Ketika membaca hasil survei Median di bulan januari lalu, posisi elektabilitas Anies berada di nomor dua setelah Presiden Prabowo. Prabowo 26,8 persen, Anies Baswedan 19.9 persen. Selisihnya hanya 6,9 persen.

Dari survei ini kita membaca satu hal bahwa rakyat masih merindukan Anies untuk berkontribusi terhadap bangsa ini. Ini wajar mengingat track record Anies memimpin Jakarta selama lima tahun. Wajah metropolitan Jakarta berubah cukup signifikan. Jakarta menjadi kota yang sangat moderen dengan tata ruang yang tidak kalah dalam bersaing dengan kota-kota besar di dunia. Transportasi super murah, nyaman dan terkoneksi satu dengan yang lain. MRT, LRT, KRL dan Busway terkoneksi. Bahkan angkutan umum nyama karena ber-AC dan gratis.

Baca Juga  *Dunia Memanas Akibat Ketegangan Politik, Suhu Bumi Terasa Gerah Karena Tata Kelola Salah Melawan Sunnatullah*

DKI punya Jakarta International Stadium (JIS), lapangan bola kelas internasional dengan teknologi buka-tutup atapnya yang jarang dimiliki oleh negara lain. Ajang Formula E juga ada di Indonesia sejak era Anies. Ruang publik yang nyaman di Ibu Kota semakin banyak di era Anies.

Anies diakui punya kemampuan mendesain Jakarta dengan modernisasi kota, public service yang menjadi prioritas dan stabilitas ekonomi kota. Sebagai leader, Anies cukup berhasil menjadi dirigen yang mampu menggerakkan bawahan bekerja sesuai visi dan misinya. Terencana kinerjanya dengan pendampingan para tekonokrat di tim TGUPP dan terukur hasilnya.

Baca Juga  PEREMPUAN, API YANG TAK PERNAH PADAM DI DALAM SEJARAH (Sebuah Tanggapan atas Gagasan Jacob Ereste)

Lahirnya tim TGUPP era Anies diikuti di kemudian hari oleh sejumlah kepala daerah di wilayah lain.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *