oleh

Deklarasi Damai Kira–Duma: Dari Batas Konflik Menuju Batas Persaudaraan

Halmahera Utara, Jumat 10 April 2026 — Suasana yang sebelumnya diwarnai ketegangan kini berubah menjadi penuh haru dan harapan. Bertempat di perbatasan Desa Kira dan Desa Duma, Kecamatan Galela Barat, ratusan warga dari kedua desa berkumpul dalam sebuah deklarasi damai yang berlangsung khidmat dan sarat makna.Seluruh elemen masyarakat hadir tanpa sekat: tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga generasi muda. Mereka berdiri berdampingan, menegaskan satu komitmen bersama—mengakhiri konflik dan membuka lembaran baru kehidupan sosial yang lebih harmonis.

Baca Juga  Solidaritas Pelajar, Pemuda , dan Mahasiswa Malifut Geruduk kantor kecamatan Malifut

Momentum penting ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si, Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Pd, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlickson Pasaribu, S.I.K, serta perwakilan Kodim Tobelo.

Camat Galela Barat, Abd. Wadud Umar Show, S.H, yang selama ini aktif mengawal proses mediasi, juga tampak hadir menguatkan jalannya deklarasi hingga mencapai titik perdamaian.
Tak hanya para pemangku kebijakan, peran generasi muda menjadi sorotan dalam momen ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *