oleh

IPM Maluku Utara Naik Tipis, Ekonom UMMU Kritik Arah Belanja Rp3,5 Triliun APBD 2025

-HEADLINE-121 Dilihat

Ternate — Kinerja pembangunan manusia di Provinsi Maluku Utara kembali menuai sorotan. Di tengah besarnya alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang mencapai Rp3,5 triliun, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dinilai belum signifikan.Ekonom Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, Sofyan Abas, menyebut kenaikan IPM Maluku Utara yang hanya berada di angka 0,67 poin menunjukkan laju peningkatan kualitas manusia yang cenderung melambat.
“Dengan jumlah penduduk yang relatif kecil, sekitar 1,3 juta jiwa, seharusnya pemerintah daerah lebih leluasa mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Tapi faktanya, kita masih tertinggal dibanding provinsi tetangga seperti Sulawesi Utara, Maluku, dan Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Baca Juga  MIRIS ! Tak Cukup Gasak Tambang Nickelnya, Perusahan Tambang Milik Gubernur Sherly Ini Dituding “Tipu” Petani Gebe

Menurut Sofyan, besarnya belanja daerah belum sepenuhnya diarahkan untuk memperkuat fondasi pembangunan manusia. Dampaknya, kualitas pendidikan dan kompetensi tenaga kerja belum mampu mengejar kebutuhan, terutama di tengah derasnya arus investasi sektor tambang di Maluku Utara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *