3. Adaptasi di Era Disrupsi
Dunia pendidikan tinggi saat ini sedang menghadapi tantangan berat akibat digitalisasi dan perubahan pasar kerja.
Harapannya, di bawah kepemimpinan beliau, UMMU tidak hanya menjadi “menara gading” yang menghasilkan lulusan secara kuantitas.
Tetapi juga mampu melakukan “link and match” dengan kebutuhan industri, khususnya di wilayah Indonesia Timur yang kaya akan potensi sumber daya alam.
4. Menjaga Marwah Al-Islam Kemuhammadiyahan
Sebagai pemimpin institusi di bawah naungan Muhammadiyah, tugas Prof. Ranita tidak hanya soal administratif.
Beliau memikul tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Keseimbangan antara kemajuan teknologi dan penguatan karakter Islami akan menjadi ciri khas yang membuat UMMU tetap unggul dan dipercaya oleh masyarakat Maluku Utara.
–000-
Terpilihnya Prof. Dr. Ranita Rope adalah langkah besar menuju “UMMU yang Berkemajuan”.
Tantangan di depan memang tidak mudah. Namun dengan kombinasi intelektualitas dan empati kepemimpinan seorang profesor perempuan, UMMU memiliki peluang besar untuk bertransformasi menjadi pusat keunggulan di Maluku Utara.
Kini,seluruh mata tertuju pada langkah-langkah awal sang Rektor baru.
Jika dukungan dari seluruh civitas akademika menyatu dengan visi besar yang beliau bawa.
Maka bukan hal mustahil jika UMMU Ternate akan segera bertransformasi menjadi “mercusuar” pendidikan yang menyinari Indonesia Timur dengan lebih terang.
Akhirnya, Selamat untuk Sang Profesor, Wanita pertama menjadi Rektor di Maluku Utara. Semoga bisa membawa UMMU menjadi kampus yang lebih baik. Semoga (***)
Pejaten Barat, Minggu 22 Februari 2026
Pukul : 12.40
.






Komentar