Perjalanan ditutup dengan kunjungan ke Desa Soligi, di mana Marischka menyaksikan langsung kearifan lokal nelayan setempat. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah sistem “parkir kapal gantung” menggunakan katrol tradisional untuk menghindari ombak besar.
“Sistem ini sangat fungsional dan menunjukkan bagaimana masyarakat lokal beradaptasi dengan alam. Saya juga melihat bagaimana hasil laut seperti kakap merah langsung diserap oleh perusahaan, menciptakan ekosistem ekonomi yang hidup,” jelasnya.
Marischka berharap keindahan dan keasrian Pulau Obi bisa terus dijaga, agar generasi mendatang masih bisa menikmati keajaiban bawah laut yang sama.
“Pulau Obi adalah harta karun yang belum banyak diketahui. Semoga tetap lestari dan tidak rusak oleh eksploitasi berlebihan,” tutupnya.














Komentar