oleh

Feature : HAJAT 775 TAHUN TERNATE: DIPLOMASI BUDAYA, MERAJUT SEJARAH, MEMBANGUN MASA DEPAN BERBASIS BUDAYA

-Feature News-464 Dilihat

“Kadaton bukan hanya bangunan fisik, tetapi pusat nilai dan peradaban. Dari sinilah marwah dan kearifan leluhur bersumber,” kata Wali Kota. Dengan menjadikan HAJAT sebagai agenda tetap di lingkungan Kadaton, Pemerintah Kota Ternate secara strategis membangun narasi kebudayaan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kohesi sosial di tengah dinamika politik lokal.

Budaya sebagai Motor Ekonomi: Pariwisata yang Berakar

HAJAT ke-775 juga menjadi panggung promosi pariwisata budaya yang potensial menggerakkan roda ekonomi lokal. Rangkaian kegiatan seperti Festival Literasi, Ternate Gastronomy, Kololi Kie Mote Kaha, dan Fere Kie bukan hanya pelestarian tradisi, tetapi juga atraksi wisata yang mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

Dengan mengemas nilai-nilai adat dalam format yang edukatif dan atraktif, Ternate membangun ekosistem pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan. Ini sejalan dengan tren global di mana wisatawan semakin mencari pengalaman otentik yang menghubungkan mereka dengan sejarah dan kearifan lokal.

“Budaya bukan sekadar masa lalu, tetapi fondasi masa depan. Dengan budaya yang kuat, Ternate akan tumbuh sebagai kota yang berkarakter dan berdaya saing,” tegas Wali Kota.

Pembangunan Inklusif: Dari Warisan ke Kesejahteraan

HAJAT ke-775 juga menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan inklusif. Pemerintah Kota Ternate menyalurkan berbagai bantuan sosial, seperti sembako untuk petugas kebersihan dan Soseba Kesultanan, serta bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Ini adalah bentuk konkret dari pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada kesejahteraan sosial.

Dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup berupa satu unit excavator dan kontainer sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara menunjukkan bahwa pembangunan Ternate juga diarahkan pada pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Ini adalah langkah penting dalam mewujudkan kota yang bersih, tertata, dan layak huni.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *