oleh

Sorotan Terhadap Rizal Marsaoly di HUT PGRI ke-80 Dinilai Tendensius dan Kontraproduktif

-Kota Ternate-632 Dilihat

Ternate, 27 November 2025 – Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kota Ternate memunculkan polemik di kalangan publik dan elite lokal, menyusul sorotan terhadap peran sentral Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM., yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah sekaligus Ketua PGRI Kota Ternate.

Baca Juga  Di Tengah Tekanan Fiskal, Pemkot Ternate Tetap Tunaikan Hak Pegawai dan Insentif Keagamaan

Sejumlah pihak menilai Rizal terlalu dominan dalam perayaan tersebut, mulai dari tampil di baliho hingga menjadi tokoh utama dalam berbagai kegiatan. Namun, sebagian warga justru mempertanyakan alasan di balik kegaduhan tersebut.

“Iya kalau Pak Rizal Marsaoly sebagai Sekda dan Ketua PGRI tampil dominan di perayaan HUT PGRI, apa yang salah? Kalau dia ketua, ya wajar dong tampil di baliho dan upacara,” ujar Ahmad, warga Kota Ternate, Kamis (27/11).

Baca Juga  RABU MENYAPA : Di Bappelitbangda, Sekda Dr.Rizal Marsaoly Tegaskan Tujuan Rabu Menyapa

Pernyataan serupa juga disampaikan Wakil Ketua PGRI Kota Ternate, Wahda Umasohy, yang menilai kritik terhadap Rizal terlalu personal dan tidak proporsional. Ia merespons pernyataan Saiful Ahmad yang sebelumnya menyebut HGN 2025 “mati suri” akibat manuver Rizal Marsaoly.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *