oleh

SIDEGO Rilis Laporan Tahun 2025 : Pasar Kerja Maluku Utara di Persimpangan

-HEADLINE-681 Dilihat

Dalam konteks ini, Trans Kieraha—kebijakan transmigrasi lokal—muncul sebagai solusi berbasis bukti. Program ini bertujuan memindahkan tenaga kerja dari pulau-pulau kecil ke pusat pertumbuhan industri dan jasa di Halmahera.

Lima manfaat strategis Trans Kieraha:

1. Mengalihkan tenaga kerja dari wilayah stagnan ke pusat pertumbuhan.
2. Meningkatkan akses ke pekerjaan formal dan modern.
3. Menurunkan biaya layanan publik per kapita.
4. Memperkuat pasar kerja dengan tenaga kerja muda dan produktif.
5. Mengubah pertumbuhan ekstraktif menjadi pertumbuhan inklusif.

Baca Juga  Jangan Jumawa ! Ekonom Mukhtar Adam : Abdul Gani Kasuba Disebut “Bapak Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara”

Kesimpulan: Saatnya Bertindak

Pasar kerja Maluku Utara berada di titik kritis. Tanpa intervensi struktural, tekanan pengangguran, ketimpangan wilayah, dan eksklusi perempuan serta pemuda akan terus memburuk. Trans Kieraha bukan sekadar program mobilitas penduduk, tetapi strategi pembangunan jangka panjang untuk menjadikan Halmahera sebagai pusat inklusi ekonomi dan sosial.

SIDEGO menegaskan: pertumbuhan ekonomi yang tidak inklusif adalah pertumbuhan yang rapuh. Saatnya Maluku Utara membangun bukan hanya smelter, tetapi juga masa depan yang adil bagi seluruh rakyatnya dari Halmahera hingga pulau-pulau kecil yang selama ini terpinggirkan.

Baca Juga  IPM Maluku Utara Naik Tipis, Ekonom UMMU Kritik Arah Belanja Rp3,5 Triliun APBD 2025

#TransKieraha #EkonomiInklusif #MalukuUtara2025 #SIDEGOKieRaha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *