“Halmahera harus menjadi sumbu baru Nusantara yang mengikat kepulauan Indonesia dalam satu kesatuan ekonomi dan sosial yang kokoh,” tegasnya.
—
Usulan Langkah Konkret
Dalam suratnya, Mukhtar mengusulkan agar Halmahera ditetapkan sebagai Pilot Project Nasional Transnusa 2025–2045, dengan langkah-langkah:
1. Pembentukan Badan Pengelola Transnusa Halmahera (BPTH) lintas kementerian dan lembaga.
2. Integrasi program ketahanan pangan, vokasi, dan industrialisasi rempah ke dalam RPJMN 2025–2029.
3. Kolaborasi pemerintah pusat, daerah, industri, dan masyarakat lokal dalam skema Public–Private–People Partnership (4P).
—
“Surat dari Timur untuk Nusantara”
Mengakhiri suratnya, Mukhtar menulis dengan nada emosional dan nasionalis:
“Surat terbuka ini kami sampaikan sebagai bentuk cinta pada tanah air, sebagai suara dari Timur untuk Nusantara. Kami percaya, dengan kebijakan yang berpihak pada kemandirian manusia dan pulau-pulau Indonesia, Bapak Prabowo Subianto akan dikenang bukan hanya sebagai Presiden, tetapi sebagai Arsitek Ketahanan Bangsa.”
—
Profil Singkat
Dr. Mukhtar A. Adam adalah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun Ternate, yang dikenal aktif menulis gagasan pembangunan kawasan Timur Indonesia. Surat terbuka ini ditulis di kaki Gunung Gamalama, Kota Ternate, pada 21 Oktober 2025.***













Komentar