Belanja tidak terduga Rp5 miliar (tetap),
Belanja bantuan keuangan Rp141,89 miliar (turun 29,05 persen).
Kondisi ini membuat rancangan KUA-PPAS 2026 mencatat defisit anggaran sebesar Rp273,5 miliar, selisih antara total pendapatan dan belanja daerah. Defisit tersebut akan ditutupi melalui Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.
Untuk pembiayaan daerah, penerimaan diperkirakan Rp275 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp1,5 miliar akan digunakan untuk penyertaan modal ke Bank Maluku Malut.
—
Akan Dibahas Bersama DPRD
Ubaid menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Haltim serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) atas kerja sama dalam penyusunan rancangan KUA-PPAS 2026.
“Selanjutnya, rancangan KUA-PPAS ini akan dibahas bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah untuk memperoleh kesepakatan bersama sebagai dasar penyusunan RKA-SKPD,” kata Bupati Ubaid.
Rapat paripurna ini menjadi langkah awal menuju penetapan APBD Haltim Tahun Anggaran 2026, yang diharapkan dapat tetap menjaga keberlanjutan pembangunan daerah meskipun menghadapi penurunan fiskal yang cukup tajam.










Komentar