oleh

Gubernur Sherly Antara Kekuasaan dan Kepentingan Gurita Bisnis Tambang: Ketika Oligarki Menguasai Maluku Utara

-Ekslusiv-713 Dilihat

Membongkar Oligarki Daerah

Kasus Maluku Utara mencerminkan fenomena yang lebih luas: oligarki daerah yang tumbuh subur di era otonomi. Kekuasaan politik tidak lagi sekadar alat pelayanan publik, tetapi menjadi instrumen untuk mengakumulasi kekayaan melalui penguasaan sumber daya alam.

Sementara warga di sekitar tambang terus berjuang melawan penggusuran dan pencemaran, para elit daerah meneguhkan cengkeramannya lewat saham, izin, dan jaringan bisnis keluarga.

Penutup: Saat Kekuasaan Menjadi Tambang

Laporan JATAM bukan sekadar catatan kritis — ia adalah peringatan keras bahwa demokrasi lokal sedang disandera oleh kepentingan ekonomi segelintir orang.

Selama pejabat publik bisa menjadi pemilik tambang dan regulator sekaligus, selama izin bisa keluar di tengah kontestasi politik, selama warga dibungkam dengan intimidasi maka sumber daya alam Maluku Utara akan terus dieksploitasi tanpa batas, sementara rakyat hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri.

Catatan : Ulasan ini berbasis pada rilis JATAM bertajuk “Konflik Kepentingan dibalik gurita bisnis Gubernur Maluku Utara” telah dikomfirmasikan langsung ke Sherly Tjoanda melalui nomor handphon nya namun tidak ditanggapi !

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *