oleh

Demi APBD Pro Rakyat, ISNU Malut Layangkan Surat Terbuka Kepada Gubernur, Wagub dan DPRD Malut .

-HEADLINE-1604 Dilihat

TERNATE—Di tengah gemerlap pertumbuhan ekonomi yang menempatkan Maluku Utara sebagai provinsi dengan laju tertinggi di Indonesia, ada paradoks yang tak bisa diabaikan: rakyat di tanah Moloku Kie Raha belum sepenuhnya merasakan buah dari kemajuan itu. Ketika angka-angka statistik menanjak, banyak petani, nelayan, dan sarjana muda masih bergulat dengan keterbatasan. Dalam situasi inilah, pembahasan RAPBD 2026 menjadi momentum penting bukan sekadar soal angka, tetapi tentang arah masa depan.

Baca Juga  LIRA Malut Desak KLH dan Gakkum Periksa Manajemen PT IWIP, Dugaan Pembakaran Ban Bekas Dinilai Ancam Lingkungan

Melalui surat terbuka ini, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Maluku Utara mengajak para pemimpin daerah untuk menatap ke bawah, melihat rakyat sebagai pusat dari seluruh kebijakan anggaran. Sebab masa depan Maluku Utara tidak akan ditentukan oleh seberapa banyak tambang digali, melainkan seberapa luas kesejahteraan dibagi.

Berikut surat terbuka ISNU Malut :

Baca Juga  Dr.Kamal Soroti Tumpang Tindih Bisnis Tambang dan Politik di Maluku Utara

Kepada Yth.
1. Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara
2. Pimpinan dan Anggota DPRD Maluku Utara
Masing-masing di Tempat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *