oleh

Pro Kontra DOB Sofifi, H.Thaib Armaiyn :Jangan Bertele-Tele, Segera Mekarkan Kodya Sofifi

-HEADLINE-2710 Dilihat

Tidak usah bertele-tele pembahasan DOB Sofifi, Ibu Kota Sofifi harus kodya karena ibukota propinsi.perlu di ketahui pembentukn DOB ada dua cara dari bawah tuntutan masyarakat dan dari atas atas berdasrkan kepentingan organisasi negara”H.Thaib Armaiyn.

JAKARTA—Isyu DOB Sofifi kembali menghangat setelah MARKAS, organisasi gerakan perjuangan pemekaran DOB Sofifi bentukan aktivis, mahasiswa, tokoh masyarakat dan tokoh adat Sofifi kembali mendorong percepatan pemekaran ibukota Provinsi Maluku utara itu berdiri sebagai Daerah Otonom Baru yang telah diperjuangkan sejak Provinsi Maluku utara dimekarkan.

Baca Juga  Pejabat Daerah dan Pusat Ikut Nonton, Pertunjukan Monolog Pahlawan Nasional Jejak Perjuangan Dari Kie Raha Siap Guncang XXI Jati Land Ternate

Suhu politik semakin memanas ketika Gubernur Sherly Tjoanda dan Sekprov Samsudin Abdul Kadir melontarkan pendapat yang dinilai memperkeruh upaya percepatan DOB Sofifi.Gubernur Sherly menyatakan Ibukota Sofifi dibawah kendali langsung Pemprov malut yang sama artinya tidak perlu DOB Sofifi sementara Sekprov Samsudin Abdul Kadir menyatakan Pemprov hanya penghubung, tak punya kewenangan soal DOB Sofifi.

Baca Juga  “Jangan Negosiasikan Uang Rakyat”: Muslim Arbi Sorot Isu Tawar-Menawar Denda Rp500 M PT Karya Wijaya

Ditengah silang pendapat soal DOB Sofifi, H.Thaib Armaiyn, Gubernur Maluku utara periode pertama dan periode ke dua angkat bicara.

Gubernur Malut yang nyaris memekarkan Ibukota Malut itu sebagai Kota Madya Sofifi itu menyatakan semua pihak tidak perlu terlibat dalam perdebatan dan pembahasan yang bertele-tele, Sofifi sudah harus dimekarkan sebagai kota madya karena berstatus sebagai ibu kota Provinsi.

Baca Juga  MILAD AMPP TOGAMMOLOKA : 27 Tahun Pengabdian Rakyat dan Negeri

“Tidak usah bertele-tele pembahasan DOB Sofifi, Ibu Kota Sofifi harus kodya karena ibukota propinsi”ujar H.Thaib Armaiyn.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *