oleh

Khutbah Jumat: Menggapai Pahala Haji Meskipun Belum Berkesempatan ke Tanah Suci

Oleh : Ustadz Muhaimin Yasin, Alumnus Pondok Pesantren Ishlahul Muslimin Lombok Barat dan Pegiat Kajian Keislaman.

Haji merupakan ibadah spesial yang menjadi impian kaum muslimin. Akan tetapi, tidak semua orang punya kesempatan untuk menunaikannya secara langsung. Biaya, usia, kesehatan atau antrean panjang kerap kali menjadi penghalang. Meski begitu, Islam memberikan ragam cara kemudahan untuk meraih pahala haji melalui amal-amal yang bisa dilakukan dari mana saja, sembari menunggu kesempatan haji itu datang.

Khutbah Jumat dengan judul, “Khutbah Jumat: Menggapai Haji Meskipun Belum Berkesempatan ke Tanah Suci” ini mengajak kaum muslimin yang belum memiliki kesempatan beribadah haji ke tanah suci untuk beramal dan meraih pahala setara dengan berhaji, sembari menunggu dan mengusahakan untuk haji di kesempatan lain. Untuk mencetak, silakan klik fitur download berwarna merah di desktop pada bagian atas naskah khutbah ini. Semoga bermanfaat!

Baca Juga  Mimbar Jumat : Menjadi Baik Itu Mudah, Yang Berat Itu Menjadi Bermanfaat

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ شَرَعَ لِعِبَادِهِ شَرَائِعَ الدِّيْنَ, وَ فَضَّلَ اَيَّامًا عَلَى اَيَّامٍ لِزِيَادَةِ الْيَقِيْنِ, وَ جَعَلَ الْحَجَّ مَظْهَرًا لِلتَّقْوَى وَ الطَّاعَةِ وَ الْخُشُوْعِ وَ الْحَنِيْنِ, وَ كَلَّفَ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيْلًا لِيَكُوْنَ مِنَ الْمُخْلِصِيْنَ. وَ أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَ أَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اٰلِهِ وَ صَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَ اَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ فَقَدْ قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى فِى كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ

Baca Juga  Mimbar Jumat : Menjadi Baik Itu Mudah, Yang Berat Itu Menjadi Bermanfaat

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,

Segala puji bagi Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dialah yang menciptakan kita dalam keadaan sempurna, memberikan kita akal untuk berpikir, hati untuk merasakan dan jiwa untuk beribadah kepada-Nya. Dia yang telah merancang syariat Islam sebagai pedoman hidup, lengkap dengan berbagai jalan kebaikan untuk menggapai ridha-Nya.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, sang pembawa risalah yang sempurna. Beliaulah yang menjelaskan kepada kita rahasia-rahasia kebaikan, gerbang-gerbang pahala, dan jalan-jalan menuju surga. Tak lupa juga shalawat dan salam kita haturkan kepada para keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Baca Juga  Mimbar Jumat : Menjadi Baik Itu Mudah, Yang Berat Itu Menjadi Bermanfaat

Khatib berpesan bagi diri sendiri dan jamaah, marilah kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt dengan sebenar-benarnya takwa. Dan jangan sampai kita meninggal dunia, kecuali dalam keadaan muslim. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 102:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *