PIKIRAN UMMAT — Kementerian Energi dan Sumber Daya Miniral (ESDM) dikabarkan memberi izin kepada jaringan perusahaan raksasa energi Israel, Ormat Technologies Inc, untuk mengelola panas bumi di wilayah Halmahera Barat ,Maluku Utara.
Perusahaan energi baru dan terbarukan yang berkantor pusat di Amerika Serikat memenangkan pelelangan project WKP Telaga Ranu Nomor: 1.Pm/EK.04/DJE.P/2026.
Namun kehadiran perusahan AS yang disebut berafiliasi dengan sistem ekonomi Israel dengan bendera PT.Ormat Geothermal Indonesia menuai respon penolakan dari berbagai pihak baik ilmuan, tokoh agama dan elemen gerakan dengan isu konstitusional UUD 1945, Pancasila, agama dan lingkungan hidup.
Sebelumnya, FORNUSA, Masyarakat Adat Waiyoli, SEMAINDO, GCP, FORMAPAS, LMD, menyusul sejumlah tokoh diantaranya dai Dr.(Cand) Thariq Kasuba, Lc.MA, intelektual Muhammad Zulfikar Rakhmat dan Wishnu Try Utomo menyatakan penolakan atas kehadiran PT.Ormat itu.








Komentar