oleh

Puasa dan Harmoni di Bumi Moloku Kie Raha

Oleh AAHoda

Setiap kali bulan suci tiba, suasana di berbagai penjuru Maluku Utara terasa berbeda. Di Ternate, suara azan magrib yang bersahutan dari masjid-masjid menjadi penanda kebersamaan. Di Tidore, keluarga-keluarga berkumpul sederhana untuk berbuka. Di Halmahera Barat dan wilayah lain, semangat berbagi semakin terasa—tak jarang umat berbeda agama ikut menghormati dan menjaga suasana khusyuk.

Puasa, dalam tradisi Islam, mencapai puncaknya pada bulan Ramadan. Umat Muslim menahan diri dari makan, minum, dan berbagai dorongan hawa nafsu sejak fajar hingga terbenam matahari. Secara teologis, tujuan puasa adalah membentuk taqwa—kesadaran akan kehadiran Allah yang melahirkan integritas moral. Lapar dan dahaga menjadi sarana pendidikan batin: bahwa manusia mampu mengendalikan dirinya, bukan diperbudak oleh keinginannya.

Namun jika kita melihat lebih luas, puasa bukan hanya milik satu agama.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *