Ternate, 13 Januari 2026. – Komitmen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa lewat program beasiswa patut diapresiasi. Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru tepuk tangan. Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Maluku Utara justru menyebut program ini lebih cocok disebut “Beasiswa Rasa Ayam Lalap”.
Bagaimana tidak? Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengalokasikan dana Rp5 miliar untuk program beasiswa bagi 58.000 Kepala Keluarga (KK) miskin ekstrem yang belum memiliki anggota keluarga bergelar sarjana. Jika dibagi rata, setiap KK hanya akan menerima sekitar Rp86.207.
“Coba bayangkan, Rp86 ribu itu cuma cukup buat beli tiga porsi ayam lalap atau satu porsi popeda di restoran. Masa iya, mau kuliah pakai lauk?” sindir Said A. Alkatiri, Gubernur LIRA Malut.







Komentar