“Ya sangat berharap Dinsos bisa bayar lunas gaji 10 bulan supaya bisa bayar hutang di kios,” pintanya.
Pertanyaannya: ada apa dengan pengelolaan anggaran di Dinas Sosial Maluku Utara? Jika untuk membayar upah pekerja di bawah naungannya sendiri saja menunggak hampir setahun, bagaimana Dinsos menjalankan fungsi sosialnya untuk masyarakat luas?
Publik menunggu penjelasan terbuka dari Kepala Dinas Sosial Malut. Keterbukaan soal status anggaran, alasan penunggakan, dan kapan kepastian pembayaran adalah bentuk tanggung jawab minimal. Jangan sampai speedboat Dinsos terus melaju di laut, sementara perut ABK-nya keroncongan di darat.
Sementara kepada Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara yang dikomfirmasikan hal ini berjanji bakal melunasi hutang gaji ABK 10 bulan pada bulan Oktober ini.Dia mengaku anggaran dimaksud telah dianggarkan di APBD P 2026.









Komentar