Catatan: Mengapa Sejarah Akan Mencatat Namanya Berbeda
Presiden bukan sekadar jabatan. Presiden adalah keberanian mengambil keputusan yang tidak berani diambil oleh presiden-presiden sebelumnya. Dan di titik itulah Prabowo Subianto berdiri sebagai The Real Presiden.
Prabowo bukanlah presiden dan manusia yang tanpa celah. Namun keberanian dalam mengambil langkah menjawab tantangan substansial dan krusial bangsa, membuatnya berbeda.
Langkah-langkahnya bukan pencitraan, tapi pembongkaran struktur lama yang membelenggu bangsa. Sebut saja isu oligarki yang menguasai politik dan ekonomi bangsa untuk kepentingan mereka, baru bisa dilawan oleh Presiden Prabowo. Langkah Prabowo ini bukan main-main dan hasilnya dipastikan positif bagi kelangsungan bangsa yang berdaulat.
1. Memutihkan Kredit Macet UMKM: Memerdekakan Rakyat Kecil dari Jerat Bank
Selama puluhan tahun UMKM adalah tulang punggung ekonomi, tapi sekaligus menjadi korban sistem perbankan yang mencekik. Kredit macet Rp membuat jutaan petani, nelayan, pedagang kecil masuk daftar hitam dan mati usahanya selamanya.
Prabowo memutihkannya. Bukan sekadar kebijakan ekonomi, ini adalah pemulihan martabat. Ia membebaskan 6 juta lebih rakyat kecil dari hukuman ekonomi seumur hidup. Tidak ada presiden sebelumnya yang berani menghapus dosa perbankan terhadap rakyatnya sendiri. Ini adalah keberpihakan paling radikal.
2. Berani Melawan Oligarki: Negara Kembali di Atas Pengusaha
Sejarah Indonesia adalah sejarah negara yang disandera oligarki. Tambang, pangan, impor, semua dikuasai segelintir nama.
Prabowo datang dan berkata: Negara harus di atas pengusaha, bukan di bawahnya.
Ia tidak takut mencabut izin, menyita kembali lahan telantar, dan menertibkan konglomerat hitam. Ketika yang lain kompromi, Prabowo konfrontasi. Inilah yang ditunggu rakyat: presiden yang tidak bisa dibeli.














Komentar