Oleh Sofyan Abas/Pakar Ekonomi dan Keuangan
Perubahan posisi kunci bendahara negara dari tangan dingin Purbaya Yudhi Sadewa ke pengganti barunya Suahasil Nazara pada hari senin tanggal 14 september 2026 itu sesungguhnya bukan hanya sekadar roling atau sebuah pergantian kursi biasa dalam konteks berbangsa dan bernegara.
Dalam prespektif kacamata ekonomi dan monoter maka secara akademik saya membacanya bahwa ada sinyal kuat pemerintah pusat saat ini tidak meninggalkan work in progress dari sisi politik fiskal yang ekspansif dan membumi tetapi lebih cendrung terkendali, fleksibel, kredibel serta akuntabel.









Komentar