oleh

MUZAKIR DODARADAGA: KEBIJAKAN POTONG TTP SHERLY KONTRAS DAN TAK PUNYA HATI

-Malut-266 Dilihat

Rinciannya:
– Ternate – Sofifi PP : Rp126.000
– Ojek Pelabuhan ke Kantor PP : Rp30.000
– Uang Makan Siang : Rp50.000
– Biaya Operasional : Rp25.000
Total : Rp231.000/orang/hari

Jika 5 hari kerja, maka dalam sebulan ASN butuh Rp4.620.000.
Sementara TTP yang diterima rata-rata hanya Rp1.800.000/bulan.

“Berarti ada kekurangan Rp2.820.000 per bulan yang ditutup dari gaji pokok. Sekarang dipotong lagi 10%. Ini pemotongan jilid 2. Januari sudah 20%, sekarang total sudah 30%. Mau disuruh kerja pakai apa?” tanya Muzakir.

Baca Juga  Ekonom Sofyan Abas Kritisi Rencana Pinjaman Rp1 Triliun Pemprov Malut: APBD 2026 Tak Defisit, Utang Tak Punya Alasan

KONTRAS: TTP DIPOTONG, STAF AHLI DIBAYAR
Yang membuat Muzakir. geram adalah alasan efisiensi yang dipakai Pemprov untuk memotong TTP, tapi tidak berlaku untuk lingkaran dekat Gubernur.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *