oleh

Gubernur Sherly Tjoanda Dinilai Bikin Hoax, MA : Dia Harus Minta Maaf Ke DPR RI dan Rakyat

-HEADLINE-561 Dilihat

Muslim juga mengingatkan sumpah jabatan Sherly saat dilantik Presiden Prabowo Subianto. “Perlu kita ingatkan Sherly: jadi pemimpin atau Gubernur harus jujur, jangan berbohong karena itu melanggar sumpah janji dan moral sosial,” ujarnya.

”sesuai aturan jika Presiden, Kepala Daerah telah terbukti melanggar sumpah dan janji maka harus di pecat”tandasnya.

Baca Juga  Siap Bertarung di Musda KADIN Malut | Muksin Thalib Usung 4 Program Menuju KADIN Malut Yang Kuat dan UMKM Naik Kelas

Ia menilai ditengah sempitnya ruang fiskal, Gubernur Malut itu terjebak pada kepentingan proyek sehingga lahirlah berbagai dugaan muslihat seperti dilakoni Sherly dihadapan Komisi II.

Dia mengingatkan, ditengah efesiensi, tugas kepala daerah adalah mengatur politik anggaran sesuai kemampuan : memprioritaskan belanja wajib seperti gaji pegawai, PPPK, dan operasional agar pelayanan publik jalan. Hak daerah kabupaten/kota berupa DBH juga harus dicairkan untuk mengoptimalkan pembangunan.

Baca Juga  SOROTAN ! Belanja Hotel Tinggi, APBD Malut Rp809 Miliar Habis di Semester I: KPK Didesak “Korupsi Gaya Baru?”

“Kita tuntut Gubernur Sherly Tjoanda memimpin dengan penuh kejujuran. Kita tidak ingin Gubernur Maluku Utara dijuluki Gubernur pembohong,” pungkas Muslim.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *