Sepanjang paruh pertama tahun ini, Kemenpar melaporkan baru merealisasikan 20 penyelenggaraan acara dari total target 125 acara secara nasional.
Izzuddin menilai bahwa kegagalan “mesin promosi” pusat dalam mengeksekusi anggaran secara cepat akan berdampak langsung pada pelaku ekonomi di tingkat bawah. Ia mengambil contoh penyelenggaraan agenda di daerah pemilihannya, Maluku Utara.
“Di Maluku Utara, kami mempertaruhkan perputaran UMKM melalui Morotai Festival dan Festival Teluk Jailolo yang secara resmi telah masuk ke dalam kalender KEN 2026,” ujar Izzuddin.











Komentar