“Tausiah ini relevan agar acara ulang tahun tetap hikmat dalam perspektif aktivis dan kaum pergerakan,” kata Iwan, dikutip dalam catatan tersebut.
Konsolidasi Demokrasi Akan Berlanjut
Suasana cair dan penuh tawa mewarnai acara. Disebutkan, asal kelahiran Rianda dari Bacan diyakini jadi simbol bahwa “reputasi politik Rianda akan cerah seperti popularitas batu akik dari Bacan yang pernah viral.”
Iwan Sumule disebut tetap konsisten pada sikap kritis dan tajam menjaga keutuhan bangsa menuju Indonesia Emas 2045, dengan fokus pada pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan rakyat.
“Acara serupa — konsolidasi demokrasi — akan terus berlanjut dan terjaga dalam bentuk dan kemasan yang sederhana, namun penuh dan padat makna,” tutup catatan Jacob Ereste dari Lingkaran I Istana, 11 Mei 2026. (*)






Komentar