Pesan “Kesabaran Revolusioner” dan Puisi Aktivis ’78
Iwan Sumule membuka acara dengan pesan tentang “kesabaran revolusioner”. Sesi dilanjutkan pembacaan tiga puisi oleh Bambang Isti Nugroho, aktivis 1978 yang pernah mendekam di LP Wirogunan era Orde Baru.
Puisi pertama berjudul Anjing-anjing Satir sebagai penjaga sosialisme di Indonesia dipersembahkan khusus untuk Iwan Sumule dan Rachman Tolleng, tokoh sosialis yang disebut “selalu terkesan bersembunyi dalam senyap”. Bambang Isti dijadwalkan membacakan antologi puisinya di Taman Ismail Marzuki dalam waktu dekat.
Tausiah dari Penasehat Spiritual Jokowi
Usai sesi canda dan pesan dari sahabat Rianda, Iwan Sumule mempercayakan tausiah pamungkas kepada Sri Eko Sriyanto Galgendu — Penasehat Spiritual Joko Widodo sejak sebelum menjadi Wali Kota Solo hingga Presiden RI, yang kini dikenal sebagai Pemimpin Spiritual Nusantara.






Komentar