Dalam forum tersebut, Pemkot Ternate mengusulkan program strategis dengan fokus utama pembangunan infrastruktur jalan. Usulan itu telah masuk dalam program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) sepanjang 33 kilometer yang mencakup 22 ruas jalan.
Program ini meliputi rekonstruksi jalan di Batang Dua serta perbaikan ruas jalan di wilayah Kota Ternate dan Pulau Moti. Menurut Tauhid, usulan tersebut sudah diverifikasi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara dan direncanakan mulai direalisasikan 2026 hingga 2027.
“Pembangunan jalan adalah urat nadi ekonomi. Jika konektivitas darat kuat, Ternate bisa mandiri dan pertumbuhan wilayah kepulauan lebih merata,” ujarnya.
Revitalisasi 4 Pelabuhan Terluar: Kunci Konektivitas Antarpulau
Tak hanya jalan, Tauhid juga mengusulkan revitalisasi pelabuhan di wilayah terluar untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Empat pelabuhan yang diusulkan adalah Dufa-Dufa, Batang Dua, Pelabuhan Semut, dan Pulau Hiri.








Komentar