oleh

DI ANTARA GURU DAN MURID PENDIDIKAN YANG SALING MEMBASKAN

Oleh: Ismail Ibrahim, M.Sos / Alumi S-2 Universitas Jenderal Soedirman

Pendidikan bukan sekadar proses mentransfer pengetahuan, melainkan sebuah perjalanan batin yang menumbuhkan kesadaran, mengasah kecerdasan, dan membentuk watak kemanusiaan yang bermakna.

Di antara guru dan murid, terhampar ruang tak terlihat; murid kerap disangka bejana kosong. Namun guru yang arif tak tergesa menuang isi, ia memilih menyalakan kesadaranyang diam-diam bersemayam di relung hati.

Baca Juga  MENGAPA KITA MEMILIH PERUT DAN MELUPAKAN KEPALA?

Betapa indahnya pendidikan ilmu menuntun manusia menuju kebijaksanaan, bukan sekadar kecerdasan yang gemilang. Di sana, watak perlahan ditempa, dan guru serta murid saling menghargai, agar bisa tumbuh bersama dalam cahaya yang sama.

Guru bukan sekadar pemandu materi, melainkan instrumen yang menghidupkan ruang belajar menjadi hangat dan menyenangkan. Di sana, siswa diberi sayap untuk berani bersuara mengemukakan gagasan tanpa dibayangi rasa takut atau salah, sebab setiap kata yang lahir dihargai sebagai langkah menuju makna.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *