Pulang Bawa Emas, Mau Langsung ke Petani
Kabar kemenangan langsung disambut Sekda Haltim Ricky Chairul Richfat. “Ini bukti anak Haltim bisa mendunia dengan solusi dari potensi lokal,” katanya.
Kepala SMAN 2 Haltim, Syamsulrijal A. Gani, berjanji memperkuat ekstrakurikuler riset. “Lab kami terbatas, tapi semangat anak-anak tidak terbatas.”
Wibi dan Namira tak mau berhenti di piala. “Minggu depan kami mau uji coba di kebun kelompok tani Desa Wailukum. Kalau berhasil, kami ajari ibu-ibu PKK bikin biomulsa sendiri,” kata Namira.
Bagi Wibi, kemenangan ini punya arti personal. “Bapak bilang, kalau pala sehat, anak bisa sekolah tinggi. Semoga riset kecil kami bisa bantu wujudkan itu.”
Keberangkatan mereka didukung PT Rumah KIR Indonesia, PT Antam Persero (Tbk), dan PT Arumba Jaya Perkasa (AJP). Tapi di tangan dua remaja ini, dukungan paling besar ternyata adalah kulit pisang, pati singkong, dan keyakinan bahwa lab sekolah di Haltim bisa mengubah peta pertanian dunia.***











Komentar