Bagi Vidi, menghibur orang lain di tengah rasa sakitnya sendiri adalah caranya memuliakan hidup yang diberikan Tuhan.
–000–
Warisan yang Takkan Padam
Vidi mengajarkan kita bahwa hidup bukan tentang berapa lama kita bernapas, tapi berapa banyak kebahagiaan yang kita bagikan selama napas itu ada.
Ia pergi meninggalkan harmoni yang indah: tentang keberanian, tentang cinta pada keluarga, dan tentang bagaimana menghadapi ujian dengan kepala tegak.
“Aku ingin diingat sebagai orang yang selalu membawa kegembiraan,” Ungkapnya dalam satu kesempatan.
Selamat jalan, Vidi. Terima kasih telah meminjamkan suaramu untuk menghiasi hari-hari kami.
Kini, bernyanyilah dengan tenang di tempat yang paling indah, di mana tak ada lagi rasa sakit, hanya ada kedamaian yang abadi. (***)
Pejaten Barat, 8 Maret 2026
Pukul : 01.40






Komentar