Alih-alih, aksi demo guna mendukung penegakan hukum itu dinilai sebagian kalangan telah ditunggangi sebagai upaya sistematis untuk mendiskreditkan Rizal Marsaoly, yang belakangan ini namanya semakin menguat sebagai calon Wali Kota Ternate.
Berbagai hasil survei menunjukkan elektabilitas dan popularitas Rizal terus menanjak, membuatnya menjadi ancaman serius bagi kandidat lain.
“Bisa jadi karena elektabilitas Pak Rizal yang tinggi, ada pihak-pihak yang merasa panik dan terancam mencoba menjatuhkannya lewat isu-isu seperti ini,” ujar seorang pengamat politik lokal.
Kalangan praktisi hukum mengingatkan penegakan hukum tidak boleh tunduk pada tekanan massa, namun hukum memiliki mekanisme sendiri.”Tekanan massa dalam sistem demokrasi adalah bentuk kontrol sosial yang sah.Namun kontrol tersebut tidak boleh menggantikan mekanisme hukum.Penegakan hukum harus tetap berdiri diatas rel hukum, bukan diatas tekanan”ujar Safrin Samsudin Gafar, SH.











Komentar