Ternate, 13 Januari 2026 — Ditengah proses seleksi Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Ake Gaale Kota Ternate suara kritis publik mengemuka kencang.Tim seleksi diminta bekerja profesional, bebas tekanan politik guna menemukan sosok Direktur yang kapabel dan profesional.Fungsi dan peran Perumda Ake Gaale yang sangat vital dan strategis bagi kepentingan publik dan ekonomi membutuhkan sosok Direktur yang berkapasitas dan profesional menjadi alasannya.
Sorotan ini mengemuka setelah nama Jasman Abubakar yang tak lain adik kandung Nasri Abubakar, wakil walikota ternate lolos dalam proses seleksi.Latar belakang mantan Sekertaris DPC Nasdem Kota Ternate dinilai jauh dari kata ideal bagi seorang Dirut Perumda Ake Gaale.Apalagi namanya mencuat lebih dari kompromi politik bukan kebutuhan profesionalisme.
“Perumda Ake Gaale memiliki peran yang sangat vital bagi pelayanan dasar air bersih kepada masyarakat dan peran strategisnya bagi dinamika ekonomi dan bisnis, butuh sosok Dirut yang kapabel dan profesional”ujar Ahmad, warga kota yang mengaku berprofesi sebagai bisnisman ini.
“Latar belakang Jasman Abubakar hanya seorang politisi dan terbukti gagal di keemimpinan organisasi politik dan olah raga tidak sesuai kebutuhan manajemen Perumda Ake Gaale”nilai dia.
Dalam pengumuman resmi Nomor: 02/PANSEL-PERUMDA/2026, Djasman tercatat sebagai satu dari tujuh kandidat yang lolos seleksi administrasi bersama Maslan Deis, Noviyanti Armaijn, Muhammad Riswan Ilyas, Hazmin A. ST. Muda, Halid Thalib, dan Firman Sjah. Sementara itu, tiga nama juga diumumkan sebagai calon dewan pengawas, yakni Anwar Hasjim, Lutfi Buamonabot, dan Samin Marsaoly.



Komentar