oleh

Ternate Rayakan HAJAT ke-775 di Kedaton dengan Penuh Khidmat: Meneguhkan Identitas Budaya dan Sejarah Leluhur

-Kota Ternate-356 Dilihat

Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya sebagai fondasi masa depan. “Budaya bukan sekadar masa lalu, tetapi fondasi masa depan. Dengan budaya yang kuat, Ternate akan tumbuh sebagai kota yang berkarakter, bermartabat, dan berdaulat secara budaya,” tegasnya.

Wali Kota mengungkapkan bahwa pelaksanaan upacara di lingkungan Kadaton Kesultanan Ternate memiliki makna historis dan filosofis yang mendalam. “Kadaton adalah pusat nilai, adat, dan peradaban. Dari sinilah marwah dan kearifan leluhur bersumber dan diwariskan lintas generasi,” katanya.

Baca Juga  Berita Menarik: 1 Tahun Pemkot Ternate Raih 17 Penghargaan Nasional dan Provinsi —Sekda Dr.Rizal Jadi Kunci

Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Ternate bersama Kesultanan Ternate akan menjadikan pelaksanaan HAJAT secara permanen di Kadaton, lengkap dengan seluruh rangkaian adatnya. “Ini adalah bentuk penghormatan kita terhadap sejarah dan warisan budaya leluhur,” tambahnya.

Tak hanya seremoni, HAJAT ke-775 juga menjadi momentum berbagi. Pemerintah Kota Ternate menyalurkan bantuan sembako kepada petugas kebersihan dan Soseba Kesultanan sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam menjaga kebersihan dan nilai budaya kota. Selain itu, Pemkot juga menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Lingkungan Hidup RI dan satu kontainer sampah dari DLH Provinsi Maluku Utara.

Baca Juga  Dr. Rizal Marsaoly dan GEMUSBA : Menegaskan Visi Kota Ternate Berbudaya

Di sektor perumahan, bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit disalurkan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *