Ternate — Di bawah langit malam yang syahdu, di pelataran Kedaton Kesultanan Ternate yang sarat nilai sejarah dan spiritualitas, sebuah peristiwa penting kembali mengukir jejaknya dalam lembaran perjalanan kota rempah ini. Senin malam, 9 Februari 2026, menjadi malam yang tak sekadar penuh seremoni, tetapi juga sarat makna: Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, resmi dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan Generasi Muda Sultan Baabullah (Gemusba).*
Prosesi ini bukan hanya tentang pengukuhan seorang pejabat, melainkan tentang penegasan arah baru: kolaborasi strategis antara institusi pemerintahan dan institusi adat. Sebuah sinergi yang mengakar pada sejarah panjang Ternate sebagai kota yang dibangun di atas fondasi kekuasaan politik dan kearifan budaya.
Simbol Kolaborasi yang Mengakar
Pengukuhan Dr. Rizal Marsaoly menjadi anggota kehormatan Gemusba adalah peristiwa kedua yang menandai penguatan hubungan antara Pemerintah Kota Ternate dan Kesultanan, setelah perayaan HUT ke-775 Kota Ternate. Ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari narasi besar yang sedang dibangun: menjadikan budaya sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
Dipimpin langsung oleh Jou Ngofa Kaicil, Ketua Gemusba yang mewakili Sultan Ternate, prosesi berlangsung khidmat dan penuh kharisma. Hadirnya tokoh-tokoh penting seperti Sekda Provinsi Maluku Utara, para tokoh adat, pemuda, dan masyarakat umum, menambah bobot simbolik dari momen ini.
“Alhamdulillah, malam ini menjadi sebuah kebanggaan bagi saya ketika dikukuhkan sebagai anggota kehormatan Gemusba. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dan diamalkan,” ujar Dr. Rizal dengan nada tenang namun penuh ketegasan.








Komentar