JAKARTA – Di tengah sorotan publik terhadap industri tambang, Harita Nickel justru menuai pujian atas komitmennya dalam menerapkan prinsip Good Mining Practices (GMP), khususnya dalam pengelolaan air tambang di Pulau Obi, Halmahera Selatan. Perusahaan ini dinilai menjadi contoh positif bagaimana industri ekstraktif bisa berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.
Peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Sonny Abfertiawan, menyebut Harita Nickel sebagai salah satu perusahaan yang serius dalam menjaga kualitas lingkungan, terutama dalam pengelolaan air di sekitar wilayah operasionalnya.
“Harita Nickel adalah salah satu perusahaan yang telah menerapkan prinsip GMP dengan serius, meski kita harus akui penerapan di lapangan akan selalu menghadapi tantangan karena kondisi alam yang sangat dinamis,” ujar Sonny dalam keterangannya.
Jaga Sungai dan Danau, Jaga Masa Depan
Pulau Obi bukan sekadar lokasi tambang. Di dalamnya terdapat aset lingkungan yang sangat berharga seperti Sungai Akelamo dan Danau Karo. Studi yang dilakukan menunjukkan bahwa kedua sumber air ini memiliki kualitas yang sangat baik dan volume aliran yang besar, sesuai dengan standar nasional SNI 6738:2015.









Komentar