Ternate – Perayaan Hari Jadi Ternate (HAJAT) ke-775 yang digelar Pemerintah Kota Ternate bersama Kesultanan Ternate menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari akademisi dan pengamat sosial Universitas Khairun, Dr. Syahrir Ibnu, yang menilai kolaborasi ini sebagai langkah visioner dan sarat makna sosial-politik.
“Dari perspektif sosiologi, kolaborasi antara Pemerintah Kota Ternate dan Kesultanan Ternate dalam perayaan HAJAT 775 tidak dapat dipandang sekadar sebagai agenda seremonial, melainkan sebagai peristiwa sosial-politik yang penting dan bermakna,” ujar Dr. Syahrir dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).
Menurutnya, secara politis, sinergi ini mencerminkan adanya rekonsiliasi simbolik antara otoritas formal negara dan otoritas kultural adat. Pemerintah Kota Ternate, di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. M. Tauhid Soleman, dinilai tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menunjukkan pengakuan terhadap sejarah, adat, dan memori kolektif sebagai sumber legitimasi sosial yang kuat.











Komentar